Sabtu, 07 November 2009
Karakter Animasi
Saat ini, perkembangan pada dunia animasi telah berkembang begitu pesatnya, sehingga kini telah banyak film, iklan yang menggunakan animasi sebagai media untuk menarik perhatian dari masyarakat. Animasi berawal dari penggambaran tingkat 2 dimensi, dan dilanjutkan dengan animasi 3 dimensi. Perkembangan animasi pun sejalan dengan perkembangan teknologi komputer dan grafis yang mempengaruhi kualitas dari sebuah animasi. Bila teknologi komputer dan grafis yang digunakan semakin tinggi, maka pembuatan animasi akan semakin mudah.
Pengertian Animasi Karakter
Animasi karakter adalah suatu teknik penggambaran dan pengolahan karakter yang berupa 2 dimensi maupun 3 dimensi sehingga karakter yang dibuat seolah-olah hidup dan bersifat seperti makhluk hidup. Untuk membuat karakter tampak seolah-olah hidup, dibutuhkanlah beberapa animasi yang sesuai dengan sifat dan karakteristik makhluk hidup tersebut.
Jenis-jenis Karakter
Dari berbagai karakter dapat dikategorikan menjadi 2 jenis karakter yaitu karakter 2 dimensi dan karakter 3 dimensi. Untuk contoh karakter 2 dimensi yaitu Kartun yang kebanyakan berasal dari amerika dan anime yang berasal dari jepang, contohnya seperti kartun superman dan anime Naruto. Untuk karakter dengan wujud 3 dimensi yaitu Final Fantasy, Monster Inc, Finding Nemo, dan lain-lain. Animasi 3 Dimensi disebut juga sebagai CGI (Computer Generated Imagery).
Tahapan Pengembangan Karakter Animasi
Sebelum memulai pekerjaan untuk membuat sebuah animasi, terdapat beberapa hal yang harus kita lakukan terlebh dahulu guna untuk melihat animasi seperti apa yang ingin dibuat dan dengan cerita apa. Hal ini tentunya perlu dilakukan suatu riset sebelum pra produksi. Adapun riset yang dilakukan adalah diantaranya adalah:
- Menentukan tema cerita dan tujuan cerita
- Membuat sinopsis dan skrip
- Memunculkan karakter, sifat, dan ciri yang sesuai dengan sinopsis yang telah dibuat
- Pengumpulan dokumentasi, termasuk setting, props, dan lokasi.
Setelah proses riset dan pengumpulan data selesai, selanjutnya masuk ke tahapan lebih tinggi yaitu pra-produksi. Dimana pada tingkat ini seorang animator dan timnya bekerja untuk mendesign, merancang, dan menentukan standard warna yang pas pada sebuah karakter, props, sets, dan lokasi. Jika pada tahap ini telah disepakati bersama, maka selanjutnya masuk pada tahapan storyboard yang gunanya untuk memvisualisasikan adegan dan pose yang nantinya akan tampil dalam film tersebut berdasarkan naskah yang sudah ada. Adapun bentuk dari storyboard meliputi:
- Gambar visual
- Sound effect
- Dialog
- Adegan, dan
- Durasi
Sebagai seorang animator, tentunya harus memiliki prinsip-prinsip dasar yang dijadikan sebagai patokan dalam pembuatan karakter animasi. Dibutuhkan kedisplinan dan pengaturan rangkaian gerakan-gerakan alami seperti makhluk hidup terutama gerakan manusia. Ada 12 prinsip dasar yang harus di perhatikan oleh para animator yaitu,
- Pose dan gerakan antara (Pose-To-Pose Action and Inbetween)
- Pengaturan waktu (Timing)
- Gerakan sekunder (Secondary Action)
- Akselerasi gerak (Ease In and Out )
- Antisipasi (Anticipation)
- Gerakan penutup dan perbedaan waktu gerak (Follow Through and Overlapping Action)
- Gerak melengkung (Arcs)
- Dramatisasi gerakan (Exaggeration)
- Elastisitas (Squash and Stretch)
- Penempatan di bidang gambar (Staging)
- Daya tarik karakter (Appeal)
- Penjiwaan peran (Personality)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

cay pasang ALEXA RANK DONK...caranya ke link ini http://kyhananto.blogspot.com/2009/11/cara-memasang-alexa-rank.html
BalasHapus